Setelah penguatan Full English Environment dan kompetensi akademik internasional, Tahfidzul Qur’an Program menjadi salah satu fondasi utama pembentukan siswa SDI ZAWA.Al-Qur’an tidak hanya dipelajari pada jam tertentu lalu ditinggalkan setelah kelas selesai. Anak dibiasakan hidup dekat dengan Al-Qur’an melalui membaca, menghafal dan melakukan daily murojaah secara teratur.Proses tahfidz dilakukan sesuai tahap perkembangan anak. Penekanannya bukan sekadar mengejar jumlah hafalan, tetapi menumbuhkan hubungan yang baik antara anak dan Al-Qur’an.Prinsip pembelajaran dapat dirangkum menjadi:Read — Memorize — Repeat — Maintain — Practice.Anak belajar bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi menjadi petunjuk dalam kehidupan.Karena itu, pendidikan tahfidz dihubungkan dengan karakter. Ayat yang dibaca dan dihafalkan diharapkan secara perlahan membentuk kejujuran, kedisiplinan, kasih sayang, kesabaran, tanggung jawab dan penghormatan terhadap sesama.ZAWA ingin membangun Young Qur’anic Generation: generasi muda yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya bagian dari kehidupan.