INTERNATIONAL ISLAMIC EDUCATIONSEMPU · KEBET · LAMONGANTelepon 081220000339
PONDOK PESANTREN ZAWIYAH AL-AZHAR

Profil Pengasuh

Foto resmi Profil Pengasuh ZAWA saat berbicara di panggung SDI ZAWA
Foto resmi Profil Pengasuh ZAWA saat berbicara di panggung SDI ZAWA

Profil Pengasuh

KH. R. Muhammad Syafiun Niam lahir di Lamongan. Beliau adalah pendiri Pondok Pesantren Zawiyah Al-Azhar yang berkurikulum Internasional, beliau sangat perhatian pada pendidikan pesantren, ilmu, adab, dan akhlak. Beliau sebagai putra pertama KH. Muhammad Yusuf Afandi pendiri Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk Lamongan, beliau juga sebagai penerus kepengasuhan Darul Hikmah.Salah satu visi beliau adalah mengembangkan pendidikan yang berakar pada tradisi keilmuan Islam. Pembinaan santri diarahkan agar pelajaran di kelas, kegiatan mengaji, dan kehidupan sehari-hari saling menguatkan dalam pembentukan ilmu, adab, dan akhlak. Arah pengembangan Zawiyah Al-Azhar memadukan pendidikan klasik dan modern tanpa keluar dari syariat. Upaya mengembangkan kurikulum internasional Cambridge berada dalam kerangka tersebut: memperluas wawasan dan kemampuan belajar santri sambil menjaga landasan kepesantrenan. Pendidikan formal 1. TK Al-Ittihat Gumantuk 2. MI Miftahul Ulum Gumantuk 3. MTs Darul Ulum Jombang 4. MA Tri Bakti Lirboyo 5. Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir Riwayat pesantren • Al-Hidayah Jombang • Lirboyo Kediri • Nurul Haromain Malang Arah kepengasuhan • Mengembangkan Pondok Pesantren Zawiyah Al-Azhar. • Memadukan pendidikan klasik dan modern tanpa keluar dari syariat. • Mulai mengembangkan kurikulum internasional Cambridge. • Membangun intelektualitas santri dan kecintaan pada ilmu serta pendidikan. • Membangun peradaban melalui adab dan akhlak Nabi. • Mendorong alumni melanjutkan pendidikan hingga Timur Tengah. • Mengembangkan cabang Pondok Pesantren di beberapa kota agar alumni tetap terhubung dengan dunia pendidikan. Kesinambungan pendidikan Dalam kepengasuhan beliau, Zawiyah Al-Azhar mendorong kecintaan santri pada ilmu dan pendidikan. Harapan agar alumni dapat melanjutkan pendidikan hingga Timur Tengah serta tetap terhubung dengan pengembangan Zawiyah Al-Azhar menjadi bagian dari arah yang telah disampaikan secara resmi. Pembinaan sehari-hari tetap menempatkan adab dan akhlak Nabi sebagai pijakan.
↑